Pelanggan menyatakan niat; Berkomunikasi antara kedua pihak; Memberikan laporan analisis kepada pelanggan; Mencapai niat kerja sama.
Perawatan drainase kanopi adalah langkah kunci dalam memastikan drainase air hujan yang efektif dan melindungi struktur bangunan dari kerusakan air. Berikut ini adalah metode utama untuk mengobati drainase kanopi:
Metode drainase kanopi terutama dibagi menjadi drainase yang tidak terorganisir dan drainase terorganisir. Drainase yang tidak terorganisir mengacu pada air hujan yang mengalir dengan bebas ke tanah melalui tepi kanopi, atau secara langsung dibuang ke permukaan melalui pipa tetesan. Metode ini mudah dibangun, tetapi dapat menyebabkan air hujan memicu ke dinding, mempengaruhi daya tahan dinding eksterior. Oleh karena itu, dalam kasus curah hujan rendah atau area kanopi kecil, drainase yang tidak terorganisir dapat digunakan, tetapi perhatian harus diberikan pada panjang atap yang menjorok untuk mengurangi risiko percikan air hujan ke dinding.
Drainase terorganisir mengacu pada pelepasan air yang terorganisir yang dikumpulkan di permukaan kanopi melalui sistem drainase seperti saluran air dan pipa air hujan ke tanah di luar atau parit bawah tanah. Metode ini dapat mencegah air hujan dari percikan di dinding dan tidak menghalangi lalu lintas pejalan kaki, menjadikannya cara yang disukai untuk perawatan drainase kanopi. Untuk mencapai drainase yang terorganisir, permukaan kanopi harus memiliki kemiringan drainase yang sesuai ke luar atau ke arah outlet drainase. Umumnya disarankan untuk memiliki kemiringan sekitar 1% untuk memastikan bahwa air hujan dapat dengan cepat mengalir ke arah outlet drainase. Pada saat yang sama, permukaan atas kanopi harus tahan air dengan baik, menggunakan lapisan tahan air yang kaku atau bahan tahan air yang fleksibel untuk meningkatkan kinerja kedap airnya.













